Bahaya Kecanduan Game pada Kalangan Anak-anak

Di era digitalisasi seperti saat ini banyak terjadi perubahan yang mana perkembangan teknologi menjadi modern
serta menimbulkan berbagai dampak positif maupun negatif, hal tersebut tentunya menyebabkan perubahan pola hidup
dimana banyak orang sangat bergantung terhadap teknologi canggih serta modern seperti gadget/smartphone, maupun
perangkat elektronic modern lainnya.

Selain memiliki berbagai macam kegunaan atau fungsi yang membantu mempermudah pekerjaan sehari-hari, terdapat juga
media hiburan seperti game yang dapat menjadi sebuah sarana dalam menghilangkan rasa jenuh. Banyak kalangan yang
gemar bermain game baik dewasa, remaja, bahkan anak-anak zaman sekarang.

Yang seharusnya anak-anak mulai menjelajah dunia luar tetapi sekarang kebanyakan dari mereka lebih senang bermain
game dari pada melakukan aktivitas bermain di luar. Ditambah lagi dengan munculnya platform game online dan menjadi
sebuah problematika dimana banyak anak-anak yang sudah kecanduan bermain game online.

Game Disorder merupakan sebuah pola perilaku dalam bermain game yang sudah tidak terkendali sehingga dapat
mengganggu minat dan aktivitas sehari-hari. Apabila hal tersebut dialami oleh kalangan anak-anak tentunya dapat
memberikan efek negatif yang berhubungan dengan kesehatan, maupun gangguan pola pikir anak.

Adapun tanda maupun gejala gangguan yang disebabkan oleh Game Disorder meliputi:

  1. Lebih mengutamakan bermain game daripada melakukan aktivitas lain.
  2. Terus menerus bermain game tanpa henti.
  3. Kesulitan mengatur atau mengalokasikan waktu ketika bermain game.
  4. Perubahan sikap pada anak yang susah mengontrol emosinya.
  5. Penurunan berat badan, perubahan karakteristik, kebiasaan, serta fungsi otak.

Mereka yang sudah kecanduan game akan sulit beradaptasi dengan orang lain, sehingga anak-anak yang sudah kecanduan
game akan cenderung lebih introvert apabila sedang bersosialisasi dengan orang lain.

Baca Juga : Lagi ! Demonstran Serbu Kediaman Presiden Sri Lanka


Oleh karena itu terdapat beberapa cara ataupun solusi agar dapat meminimalisir ketergantungan yang di alami oleh
anak-anak yakni sebagai berikut:

  1. Terapi Keluarga, Terapi keluarga untuk gaming disorder berguna untuk mengatasi masalah yang mungkin ada di
    rumah yang menyebabkan anak anak beralih ke video game sebagai sarana untuk bermain.
  2. Membuat batasan waktu dalam bermain game, yang mana peran orang tua dalam mengamati waktu anak-anak bermain
    sangat penting karena hal tersebut dapat membantu mengurangi dampak ketergantungan.
  3. Mengganti pola bermain anak yang pada awalnya hanya bermain game saja, lalu tambahkan aktivitas bermain di-
    luar dengan berbagai macam kegiatan bermain.

Peran orang tua sangat penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap bermain game pada kalangan anak-anak
oleh karena itu dihimbau kepada setiap orang tua agar lebih diperhatikan dan juga lebih bijaksana dalam memilih
aktivitas anak-anak sehingga mereka dapat tumbuh & berkembang sebagai generasi yang berkualitas dan juga sebagai
harapan bangsa Indonesia.